Jumat, 30 Oktober 2009

Save The Day




Syalom, Lampros Mania. Apa kabar nih?! Senang bisa menyapa kalian lagi. Rasanya saya (Afri) sudah lama tidak menemani kalian dalam memandu liputan yang terjadi di Persekutuan Pemuda GKI Jatinegara. Hmm…Kira-kira apa saja yang sudah terjadi di Persekutuan Pemuda?! Oh, iya di bulan Agustus kemarin ini Pemuda mengadakan acara yang cukup besar dan menghebohkan serta di hadiri oleh sekitar total 30 pemuda dan remaja GKI jatinegara. Acara ini dinamakan oleh pengurus yaitu Save The Day. Ya, acara ini didesain untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan Indonesia dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Save The day ini jatuh pada tanggal 29 Agustus 2009 pukul 18.00 dan bertempat di lantai 3 ruang serba guna GKI Jatinegara. Seperti biasa, acara ini dikoordinir oleh para pengurus pemuda. Seperti apa sih acaranya? yuk kita simak liputannya.

Sejak 2 minggu sebelum acara dimulai para pengurus sudah sibuk membahas apa saja yang harus disiapkan, sampai pada ketika tiba sore hari tanggal 29 Agustus 2009 kira-kira pukul 16.00 WIB, tampak pengurus sedang sibuk menyiapkan semuanya. Seperti perlengkapan untuk games, konsumsi, dll. Dan tidak terasa waktu sudah menunjuk pukul 18.00, artinya acara sudah harus dimulai. Untuk awal acaranya berjalan seperti persekutuan biasa yaitu duduk melingkar di atas tikar dan dipimpin oleh MC yaitu Mei-Mei. Acara berlangsung dengan puji-pujian tidak lupa teman-teman kita ini diajak menyanyikan beberapa lagu kenegaraan seperti Indonesia Raya dengan posisi berdiri yang tegap (Wah-wah seperti upacara bendera aja nih, jadi terkenang..) Setelah itu saatnya renungan singkat yang dibawakan oleh EV.Elizabeth G, renungan ini berjalan 15 menit, akhirnya tiba juga saat yang dinanti teman-teman kita, yaitu games.

Namun, sebelum acara permainan dimulai, para teman-teman kita ini dibagi menjadi beberapa kelompok. Permainannya terdiri dari 4 macam. Semuanya seru-seru dan menantang loh…Yang hadir sangat menikmati acaranya, semuanya membaur jadi satu baik pemuda dan remaja (pokoknya nyesal deh yang gak ikutan.. dan terasa banget kebersamaannya). Sayang, waktu sudah malam dan acara inipun berakhir dengan ditutup oleh doa dipimpin oleh Ev.Yoseph Gunawan. Namun sebelum bubar, para pengurus tidak akan membiarkan mereka pulang dengan keroncongan alias kelaparan. Mereka pun disungguhi nasi kuning lengkap dengan lauk pauk yang berlimpah dan lezat (pokokny maknyoss..:))

Dan akhirnya mereka berpisah satu sama lain, karena keesokan harinya mereka akan bersama-sama mengikuti kebaktian perayaan & peringatan HUT GKI Jatinegara ke 30 pada hari minggu. Mereka pun pulang dengan senyum puas. Yak, teman-teman sampai di sini liputannya. Jangan bosan dengan kita-kita (Komisi Pemuda), dukung terus acara kami. Dengan rajin datang ke persekutuan dengan kami… kita bisa berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Tuhan. Ok, teman-teman… Jesus always Love you all.

(by FRI)

Rabu, 03 Juni 2009

WELCOME DRINK Juni-Juli 2009

Syalom lamprozers,

Tanpa terasa dua bulan sudah bergulir dengan cepat dan kita bertemu lagi dalam Lampros edisi Juni-Juli 09. Dalam edisi kali ini Lampros hadir dengan mengusung tema gereja 2009/2010 yang sudah dimulai sejak April 2009 lalu yaitu ‘Berakar di dalam Dia’.

Setiap permulaan kehidupan tanaman akan dimulai dari benih atau bagian tumbuhan lain yang berkembang menjadi akar. Tanpa akar, tumbuhan tidak akan hidup. Akar inilah yang akan mencari makanan dan memperkuat berdirinya tumbuhan. Jadi sama seperti tanaman, buat kita yang ingin mengalami pertumbuhan rohani yang luar biasa, mari mulai dengan berakar di dalamNya. Bagaimana caranya? Mari simak lembaran-lembaran lampros berikut ini. Mulailah dengan fokus khusus yang merupakan arahan dari Gembala Sidang GKIJJ untuk para pemuda terkait dengan tema besar gereja ini, wawancara dengan Hamba Tuhan yang merupakan JJ-ers sejak kecil, all about, quotes dan artikel lainnya yang semuanya dikemas dan dihadirkan untuk memperdalam apa makna berakar dalam Kristus yang sesungguhnya.

Semoga bisa menjadi inspirasi tersendiri dalam proses memperkuat akar kerohanian kita bersama.
Selamat Berakar dan bertumbuh dalam Kristus!

(by RSL)

BERAKAR DI DALAM DIA

(Oleh Pdt. Joseph Theo)

“Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia,
hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu
dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”

LATAR BELAKANG
Kutipan ayat di atas berasal dari Kolose 2:6-7, sebuah nasehat dari rasul Paulus kepada jemaat di Kolose agar mereka tetap di dalam Kristus dan bukan hanya tetap dan setia tetapi juga berakar, dibangun, bertambah teguh dan melimpah dengan syukur. Bukan kebetulan jika Kolose 2:6-7 menjadi dasar landasan bagi Repelita IV 2009-2014 GKI Jatinegara. Tema besarnyapun diambil dari salah satu kalimat ayat-ayat tersebut, yaitu ”Berakar di dalam Dia”
Penetapan tema besar ”Berakar di dalam Dia” memiliki latar belakang sebagai berikut:

1. Melihat fakta di lapangan yaitu banyak jemaat GKI Jatinegara kurang memiliki pengetahuan iman Kristen. Kurangnya pengetahuan iman ini menyebabkan mudahnya jemaat bingung menemukan jawaban ketika berhadapan dengan berbagai masalah dan pertanyaan seputar iman Kristennya dan kehidupan sehari-hari. Akibatnya mudah dilihat, jemaat mengalami kebingungan dan terombang-ambing.

2. Jemaat GKI Jatinegara telah cukup memiliki kebersamaan dan kekompakkan. Rasa kekeluargaan kental, tetapi dasar iman Kristennya masih lemah. Mudah tersinggung, mudah undur, kecewa dan sebagainya menjadi bukti kurang kuatnya iman jemaat.

Keadaan seperti ini tentu saja tidak boleh didiamkan. Majelis Jemaat harus membuat satu terobosan program. Terobosan tersebut diawali dengan penetapan Kolose 2:6-7 sebagai ayat utama dan ”Berakar di dalam Dia” sebagai Tema Besar. Seluruh Bidang dan Komisi -apalagi Komisi Pemuda- harus mendukung tema tersebut dan mengarahkan semua program untuk mencapai tujuan dari tema tersebut.

TUJUAN TEMA
Tema ”Berakar di dalam Dia” memiliki tujuan, yaitu:

1. Membangun iman jemaat GKI Jatinegara agar kuat, benar dan dewasa dalam segala hal ke arah Kristus yang adalah kepala. (lihat Visi GKI Jatinegara di halaman belakang warta jemaat)

2. Memperlengkapi jemaat agar memiliki pengetahuan teologia yang cukup sehingga dapat menjadi jemaat yang berkualitas dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Sebagai bagian tak terpisahkan dari GKI Jatinegara, Komisi Pemuda diharapkan dapat memainkan peranannya, yaitu menjadi tiang utama atau motor penggerak GKI Jatinegara dalam mencapai tujuan tema besar tersebut.

PENDALAMAN TEMA BERAKAR
Kata berakar dari kata Yunani rhiza yang artinya tunas, akar atau sesuatu yang vital yang menentukan kuat-lemahnya dan tegak-robohnya satu pohon. Secara simbolis, akar menunjukkan satu dasar untuk membangun sesuatu diatasnya.
Segala sesuatu di dunia ini memerlukan dasar: dasar pohon disebut akar, dasar bangunan disebut pondasi, dasar negara disebut undang-undang dasar. Di atas akar sebuah pohon berdiri. Di atas pondasi sebuah bangunan berdiri dan diatas undang-undang sebuah negara dibangun.
Jika akarnya kuat, pohon pasti kuat. Demikian juga dengan bangunan dan negara.
Pertanyaannya sekarang adalah, “Apakah dasar dari Kekristenan? Jawabanya adalah iman yang dibangun di dalam Tuhan Yesus. Imannya kuat, maka kekristenanya akan kuat. Imannya mundur maka mundur juga kekristenannya. Dari sinilah kita sadar membangun kekristenan harus membangun iman di dalam Tuhan Yesus dan FirmanNya. Janganlah membangun iman kristen di dalam berhala, iblis dan kuasa-kuasa lain.

ARAHAN TEMA REPELITA IV 2009-2014

1. Membuat Tema yang Unik dan Kreatif.

Bidang Persekutuan, Bidang Pembangunan Jemaat dan semua komisi, khususnya komisi Pemuda agar menyusun program 2009-2010 dengan memperbanyak pembinaan-pembinaan iman yang menarik dan up to date. Yang dimaksud dengan menarik adalah buatlah bentuk-bentuk pembinaan yang unik dan kreatif, tidak melulu satu arah, seperti, kotbah, ceramah dll. Diskusi kelompol, diskusi kasus, bedah film atau buku adalah sedikit contoh kreatifitas. Yang dimaksud dengan up to date adalah topik-topik pembinaan dengan tema yang sedang ngetrend di masyarakat.

2. Kelompok Sel
Membentuk kelompok-kelompok sel (komsel) percontohan. Maksudnya adalah tidak membuat banyak komsel dan melibatkan banyak jemaat tetapi membuat beberapa komsel yang dijadikan percontohan dan daya tarik. Para ketua dipilih dan dilatih.
Kelas Bina Iman (KBI) yang dilaksanakan pada program tahun lalu, akan direvitalisasi menjadi Kelompok Bina Iman (KBI) pada program tahun ini.

3. Forum Bina Iman
Forum ini terus diadakan untuk umum dengan beberapa perubahan bentuk dan model penyampaian.

APA PERANAN KP?
Apa peranan KP dalam pencapaian tujuan tema besar 2009-2010? Sungguh bukan klise jika dikatakan pemuda adalah masa depan gereja. Satu langkah lagi, mereka dapat menjadi pemimpin-pemimpin gereja. Oleh sebab itu, diminta KP ikut aktif dalam kegiatan KBI baik terlibat sebagai anggota ataupun sebagai ketua KBI. KP harus menjadi jemaat yang berkualitas, yaitu jemaat pemuda yang memiliki pengetahuan dasar teologia Kristen yang kuat. KP jangan hanya menikmati dunianya sendiri, ia harus berani membuka diri dan menjadi motor penggerak semua lapisan jemaat.

TENTANG KOMISI PEMUDA
Dalam pengamatan tentang KP GKI Jatinegara, dilihat bahwa semua anggota dan pengurus sudah kompak. Hanya saja tingkat kerohanian tidak merata. Ada pemuda yang begitu baik kerohaniannya tetapi ada juga yang kurang. Ini bisa dilihat dari gaya kehidupan dan kerajinan membaca Alkitab dan berdoa setiap hari serta kerinduan untuk selalu bersaksi bagi Kristus di manapun mereka berada. Ada pemuda yang rajin kebaktian minggu, tetapi ada yang malah tidak ikut menguduskan hari Sabat.
Tingkat partisipasi di jemaat juga belum merata. Ada pemuda yang begitu aktif, terlibat di kegiatan ini itu, sering sekali ada di gereja, ada di banyak kepanitiaan dan ikut rapat ini dan itu. Tetapi ada juga pemuda yang jarang terlihat di gereja. Tidak aktif ikut ini dan itu, paling banter ikut persekutuan pemuda hari Sabtu dan futsal.
Tugas pengurus KP memang tidak ringan, yaitu bagaimana menyeimbangkan ketidak-seimbangan ini. Jika sekiranya pemuda memiliki tingkat kerohanian dan partisipasi di gereja yang merata, maka pasti Komisi Pemuda dan GKI Jatinegara akan jauh lebih maju.

PESAN UNTUK SETIAP PEMUDA
Pemuda harus memiliki akar kerohanian yang kuat. Imannya harus dibangun diatas dasar yang teguh yaitu firman Tuhan. Di masa muda, kaum muda banyak tantangan: karier, jodoh, keluarga, keuangan, seks bebas, semua itu menjadi penghancur iman kerohanian pemuda. Banyak pemuda mengejar karier tanpa Tuhan Yesus. Banyak pemuda menukar iman kristennya gara-gara jodoh. Tidak sedikit pemuda tidak aktif di gereja karena keluarga. Sering terlihat pemuda jauh dari kekudusan ketika berhadapan dengan uang dan seks.
Inilah pesan untuk semua pemuda: Harus memiliki akar iman yang kuat. Seimbangkan, sekali lagi seimbangkan antara pelayanan dan karier; antara kesibukan mencari uang dengan kesibukan gerejawi. Ibadah hari Minggu mutlak perlu. Persekutuan pemuda Sabtu sore bukan Ibadah. Itu hanya persekutuan membina persahabatan antar pemuda. Tetapi, hari Minggu itu adalah Ibadah. Pemuda harus datang, duduk, diam, bersikap hormat karena sedang menjalin hubungan dengan Tuhan bukan dengan sesama.
Ikutlah aktif menjadi anggota KBI yang pada waktunya nanti akan diperkenalkan kepada jemaat. Pengalaman ikut KTB di kampus akan sangat berguna untuk melancarkan KBI di GKI Jatinegara.
Akhir kata, Pemuda harus selalu berupaya untuk menjadi bagian dari solusi GKI Jatinegara dan jangan pernah menjadi bagian dari masalah. Tuhan Yesus memberkati.

Salam:
Pdt. Joseph Theo

ROOT AND GROWTH QUOTES

• Manusia bukanlah balon yang terbang ke langit, juga bukan tikus tanah yang hanya menggali liang dalam tanah; tetapi lebih seperti sebatang pohon, yang akarnya menyerap makanan dari bumi, sementara cabang-cabang tingginya seolah nyaris meraih bintang-bintang.
-G.K. Chesterton-

• Keraguan hanyalah benih iman, tanda bahwa iman itu hidup & siap untuk tumbuh
-anonym-

• Happiness is neither virtue nor pleasure nor this thing nor that but simply growth, We are happy when we are growing.
-W B Yeats-

• Criticism, like rain, should be gentle enough to nourish a man's growth without destroying his roots.
-Frank A Clark-

• All growth depends upon activity. There is no development physically or intellectually without effort, and effort means work.
-Calvin Coolidge-

• It is not all bad, this getting old, ripening. After the fruit has got its growth it should juice up and mellow. God forbid I should live long enough to ferment and rot and fall to the ground in a squash.
-Josh Billings-

• Do you want my one-word secret of happiness - It's growth - mental, financial, you name it.
-Harold Geneen-

• "comfort among those who agree with us -- growth among those who don't."
-Full 'Frank A Clark' Quote-

• Each SMALL step of faith is a GIANT step of growth
-ODB- July 20th 2009-

Wawancara : Stellaria Teguhsukmana

Siapa sih Lamprozer yang tidak kenal Cie cie kita yang satu ini? Orangnya rame & mudah membaur dengan anak-anak, remaja bahkan lansia ☺. Sejak remaja aktif melayani, panitia hari-hari raya, sampai pelayanan yang sekarang digelutinya di gereja kita walaupun saat ini sudah tidak full time sebagai konselor di komisi Remana GKI Jatinegara, Beliau tetap melayani sebagai pembicara acara “Personality Plus alias P2” di Komisi Remaja. Mau tahu opini & pengalamannya tentang “ Berakar di dalam DIA”? Nah simak aja wawancara Lampros eksklusif di bawah ini…

Nama lengkap :
Stellaria Teguhsukmana (Stella)

TTL :
Jakarta, 17 Juni 1979

Pendidikan :
- S1 Sarjana Komputer Manajemen Informasi Bina Nusantara 1996
- S2 Magister Konseling SAAT Malang, 2004

Anak ke :
1 dari 3 bersaudara

Pekerjaan/pelayanan :
Pembina rohani + Wakil GM Yayasan Eunike (+ konselor & pembicara)

Tahun di baptis :
1994

Ayat favorite :
Filipi 1:21-22 & Roma 8:28

Makanan favorite :
semua yang enak2, terutama aneka mie & PEDASH hehehe

Minuman favorite :
kopi, teh, air putih

Film favorite :
inspiring movies, spt:
Pay It Forward,
Freedom Writers,
Facing the Giants,
Fireproof,
I Not Stupid 1&2,
One True Thing,
The Story of Us,
Gokusen 1-3,
dll banyak deh soale suka nonton ☺

Lagu favorite :
Why have YOU chosen me?, Grace Alone, Saya ada Tuhan pun ada

Buku favorite :
Run Run Run (Aku tak kan menangis lagi),
The Pilgrim’s (Perjalanan Seorang Musafir) &
buku2 Self-development lainnya

L: Menurut Ci Stella apa sih arti berakar di dalam Dia?
ST: Menurut saya, itu artinya proses menyatu dengan Tuhan. Seperti jantung tidak dapat dipisahkan dari tubuh kita, kalo kita berakar dalam DIA, kita tidak dapat hidup dipisahkan dari Tuhan. DIA-lah Sumber kekuatan, Sumber keinginan/kehendak, Sumber kehidupan, perlindungan & pengharapan kita.

L: Sejauh mana kita bisa mengatakan bahwa seseorang sudah punya akar yang kuat di dalam Tuhan. Apa ada patokan/standar/ciri-ciri utama orang yang berakar kuat dalam Tuhan?
ST: Hmm, mungkin =menguji emas ya? Emas dibakar, berlian diasah, tanah liat dibentuk lalu dibakar, kayu digergaji. Manusia diuji, dibuat menderita, dihina, dihadapkan masalah, kehilangan harta, orang yang disayang/menyayangi, hilang kekuasaan, dll tetapi akhirnya tetap tidak meninggalkan Tuhan, tetap percaya, berharap, mengandalkan & mengasihi Tuhan. Standarnya bukan dari apa yang dia TAHU tentang Tuhan tapi jika dia telah MENGALAMI Tuhan sendiri dan sampai di titik tidak mengingini apapun di dunia dan di surga selain dari Tuhan sendiri.

L:Mengapa kita harus berakar melalui satu gereja? Bisakah melalui media/ organisasi lain misalnya di persekutuan kampus, mahasiswa, sekolah, yayasan, dll?
ST : Hehehe kalo di banyak tempat, namanya bukan berakar tapi berlayar. Pernah denger pohon sering pindah2 akarnya? Kalo akarnya kuat & dalam, pohon itu akan sulit dipindah. Saya rasa bisa aja ‘BERTUMBUH’ melalui organisasi lain dengan periode yang lebih singkat (berapa lama sih jadi pelajar/mahasiswa/pekerja di sebuah kantor/yayasan?). Satu gereja adalah tempat yang tepat untuk berakar coz gereja adalah rumah & keluarga kedua. Ada masanya jalan2 ke banyak gereja (biasanya terjadi di masa mencari & menetapkan satu gereja akar). Sebisa mungkin JANGAN PERNAH TINGGALKAN gereja akar. Dan suatu saat, Tuhan akan tumbuhkan rasa cinta terhadap gereja itu walau pernah dapat siraman pertumbuhan dari tempat lain.

L: Proses berakar tidak bisa dilepaskan dari bertumbuh. Ceritakan background sebelum mengenal Tuhan & proses pertobatan sampai bertumbuh dalam Tuhan.
ST: Mulai dari mama yang bawa sy ke SM. Lagu2 SM banyak membentuk saya (mis: saya ada, Tuhan pun ada). Lucunya, walau saya ikut SM sejak kecil, baru saat ujian akhir 6SD, saya tahu arti ‘gereja’. Karena tidak ada 1 pun murid yang bisa mendefinisikan ‘gereja’, guru menyuruh kami cari arti kata ‘gereja’ & saya langsung nyebrang ke GKI Jatinegara cari Tjhai Muse & beliau membuka banyak buku, menerangkan pada saya & teman2 yang waktu itu masih kecil banget. Di situ, titik awal saya ingin tahu lebih jauh tentang Alkitab & Kekristenan. Dengan rajin ikut PRK (Persekutuan Remaja Kristen), semuanya itu menjaga & memperdalam rasa ingin tahu akan Tuhan yang saya percaya melalui Alkitab sampe akhirnya jatuh cinta beneran ama Mas Christ krn mengalami cintaNya ☺

L: Ceritakan 1 ayat, 1 kitab & 1 tokoh yang membuat Ci terkesan dari dulu sampai sekarang (selain Tuhan Yesus)
ST : kitab & tokoh YOSUA, soale dia tokoh yang dipilih Tuhan untuk memimpin bangsa Israel masuk Tanah Perjanjian. Ga’ mudah jadi pemimpin, apalagi menggantikan pemimpin besar seperti Musa. Yosua 1:7-9 selalu berkesan karena meneguhkan bukan hanya Yosua tapi juga saya di mana pun & apapun tugas yang DIA percayakan pada saya.

L: Menurut Ci, mana yang lebih penting, bagian internal diri kita atau external yang memegang peranan dalam proses pembentukan akar:
ST: Psikologi bilang nilai-nilai hidup seseorang ditanamkan oleh orangtua/ keluarga sejak kecil lalu bergesekan dengan lingkungan (sekolah & gereja) sampe akhirnya di remaja mulailah internal menetapkan nilai sendiri (biasanya gabungan dari pengalaman eksternal). Saya rasa awal pembentukan akar kita dilakukan oleh Tuhan (eksternal), ga ada bagian dari kita dalam pembentukan akar awal itu. Tetapi dalam pemeliharaan & penguatan akar itu, tentu ada peranan internal diri kita yang harus memperjuangkannya.

L: Salahkah bila ada orang berpendapat bahwa melayani Tuhan, bersekutu bukan bagian dari berakar tetapi kalau pendalaman alkitab, KBI, FBI, baru proses berakar. Bisakah kita memecah-mecah mana bagian proses berakar, bertumbuh & berbuah dalam suatu perjalanan kerohanian?
ST: Sebenarnya bukan tentang salah atau benar, tapi lebih menunjukkan tingkat pemahaman seseorang. Melayani, bersekutu, PA, KBI, FBI or nanti SBI, hanya akan jadi “kegiatan”kalo di dalamnya kita tidak mengalami pembelajaran menjadi semakin serupa Kristus (dalam hal ini, berakar, bertumbuh & berbuah telah menjadi satu kesinambungan karena jalan bareng)

L: Hal-hal apa saja yang Pemuda/I masa kini butuhkan dalam proses bertumbuh & apa-apa saja yang harus diwaspadai.
ST: Fisik bertumbuh bila dapat air/makanan, rohani perlu Air & Roti Hidup. Yang perlu diwaspadai: junk-food kadang lebih enak walau ga, sehat. You r what u eat. Jadi, perlu penyangkalan diri untuk bertumbuh sehat rohani.

(AT)

ALL ABOUT : BERAKAR DI DALAM DIA

Hai, apa kabar semua sobat Lampros? Semoga Tuhan Yesus Kristus selalu menaungi setiap langkah kita sebagai ciptaanNYA agar kita semakin serupa dengan Tuhan kita Yesus kristus. Lampros edisi kali ini mengangkat tema tahunan gereja kita yakni “Berakar di dalam DIA”.
Sebagai orang Kristen, kita harus belajar untuk bisa mengakarkan iman kita sungguh-sungguh di dalam Kristus. Sehingga di tengah-tengah dunia yang semakin hedonis dan materialis ini kita dapat tetap memegahkan DIA. Karena pada waktu kita berakar didalam DIA pada saat itu pula kita semakin kokoh didalam DIA.
Berbincang mengenai “Berakar di dalam Dia”, berikut ini opini beberapa lamprozers mengenai hal tersebut:

“Berakar” di dalam Tuhan berarti memiliki akar,ada pegangan atau fondasi yang kuat didalam Tuhan bedanya akar dengan fondasi bangunan, akar bisa bertumbuh lebih dalam, bisa juga mati.. …..jika bertumbuh lebih dalam, ke atas pun semakin kuat. Pilih yang manakah kita? Akar yang bertumbuh atau akar yang mati?
-Aster-

Berakar dalam Dia
1. Tidak diombang-ambingkan oleh ajaran sesat, dan tetap kuat dalam pemahaman alkitab
2. Setia melayani Tuhan di tempat yang Tuhan tetapkan
-Ci lizbeth-

Berakar dalam Kristus = proses yang penting, wajib & mutlak dan terus menerus supaya bisa bertumbuh & berbuah dalam Kristus
-Rucita-

Berakar dalam Kristus = hidup sesuai dengan ajaran dan menjauhi segala laranganNYA
-Afri-

Teguh dalam kebenaran firman Tuhan
-Wen wen-

“Berakar” bagaikan pondasi kali ya… kan kalo di satu bangunan tuh musti ada pondasinya biar bangunan tersebut bisa berdiri kuat dan kokoh. Jadi berakar= pondasi setuju gk ???
-Theresia-

Berakar berarti
tinggal tetap…..
tinggal teguh ….
-San-san-
Memiliki iman yang kuat terhadap Tuhan sehingga tahan terhadap godaan-godaan duniawi
-Ika-

Semakin bertumbuh lebih kokoh dalam Tuhan Yesus Kristus
-Elsa P-

Memahami Firman Tuhan sehingga menjadi dasar yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
-Samuel-

Kualitas iman yang diteguhkan utk menghasilkan buah roh
-Ayli-

1.tertanam kuat
2.dalam
-Frans-

Akar yang kuat adalah cerminan hidup orang Kristen
-Damus-

Berakar akar … wah sangat dibutuhkan dalam iman agar bisa kuat….
Ya kalo bunga dan pohon tanpa akar ga bakal kuat kan he he …
-Niko-

Root deeper in Him- berakar makin dalam
-Gatot-

Berakar adalah pondasi yang memiliki kekuatan dalam Tuhan
–Ade-

Berakar dalam Kristus semakin bertumbuh dalam iman akan Yesus Kristus -Fanny -
Memiliki pengenalan yang sangat mendasar dalam Tuhan terutama mau menetap dalam 1 komunitas
-Amelia-

Ber = ±
Jadi berakar bisa + bisa --. Berakar harus kepada hal yang sumber nilai positif yaitu Tuhan Yesus. Jangan kepada BSD (bapa segala dusta) sumber segala yang negative GBU- all
-Michael-

THE TALLEST LIVING THING IN THE WORLD (Pohon paling tinggi di dunia)

Di Amerika ada jenis pohon yang sangat besar sekali. Untuk melukiskan keraksasaannya, jika pohon ini ditebang, konon batangnya dapat dijadikan lantai dansa untuk memuat 40 orang sekaligus.

Nama species pohon ini adalah Sequoia sempervirens. Nama lainnya adalah Coastal Redwood atau California Redwood. Pohon raksasa ini dapat mencapai tinggi lebih dari 60-90m. Pohon tertinggi dari spesies tersebut saat ini adalah Hyperion, ditemukan di Redwood National Park, USA pada tahun 2006 dengan tinggi 115.55 m dan dinyatakan sebagai the tallest living thing in the world. Dapat dibayangkan tingginya tanaman ini bahkan mengalahkan tingginya patung Liberty.

Pohon lainnya yang dinobatkan sebagai pohon dengan volume terbesar (the largest tree) adalah the Lost Monarch yang berada di Grove of Titans dengan volume diperkirakan mencapai 1.190 m3 (42.500 feet3) dengan tinggi mencapai 97 m (320 kaki) dan diameter 8 m (26 kaki). Status pohon dengan diameter terlebar yaitu 11.1 m (36.5 kaki) disandang oleh General Sherman Tree di Sequoia National Park. Selain berukuran raksasa species ini juga mempunyai umur yang panjang. Kebanyakan spesies ini dapat berumur hingga 600-900 tahun. Pohon tertua dari spesies ini bahkan dapat mencapai 2200 tahun.

Banyak ahli tanaman terkejut karena sistem perakaran yang dimiliki pohon ini tidak terlalu dalam dan tidak memiliki akar utama (tap root). Namun meskipun kedalaman akar pohon tersebut tidak sebanding dengan ketinggiannya, ternyata sistem perakaran yang dimilikinya sangat sebanding dengan dimensi dari pohon tersebut, yaitu membentuk akar yang bertumbuh menjalar ke berbagai arah hingga mencapai lebar 200 kaki lebih. Sebagai contoh pohon tersebut dengan tinggi 91 m (300 kaki) dapat mempunyai akar lateral yang menjalar hingga 61 m (200 kaki) ke segala arah, yang menyebabkan diameter akar pohon tersebut bahkan lebih tinggi dari tinggi pohon tersebut.

Sistem perakaran ini jugalah yang merupakan salah satu keunikan Sequoia yang menyebabkan ia dapat bertahan hidup hingga ribuan tahun dimana dalam kurun waktu tesebut permukaan tanah telah mengalami kenaikan dan perubahan karena banjir dll. Pada kondisi tersebut ketika permukaan tanah naik, dimana semua tanaman lain akan mati, Sequoia akan membentuk sistem perakaran lateral yang baru dengan cepatnya. Sequoia yang berusia lebih dari 1000 tahun telah mengalami dan selamat dari perubahan permukaan tanah yang mengalami kenaikan lebih dari 9 m (30 kaki).

Melalui Seqouia, the giant, evergreen and longlived tree, kita belajar bahwa semua kebesaran dan kekuatan sebuah pohon ditopang dan bergantung oleh kekuatan akar yang dimilikinya. Apakah bisa dibayang pohon raksasa mempunyai akar seperti akar rumput? Tentu tidak mungkin. Sama seperti halnya tanaman, kehidupan orang Kristen harus senantiasa bertumbuh terus dan terus dan terus. Dan sama seperti pertumbuhan tanaman senantiasa diawali dengan pertumbuhan akar, demikian juga dengan kehidupan rohani. Untuk dapat menjadi orang Kristen yang dewasa, kita mutlak harus berakar di dalam Kristus, menerima nutrisi dan air kehidupan Firman Tuhan supaya dengan akar yang kuat, pohon iman kita bisa bertumbuh terus mencapai ketinggian sesuai dengan pertumbuhan yang dianugerahkanNya kepada masing-masing kita dan kita bisa bertahan mengalahkan badai, topan dan banjir kehidupan.

Mari kita berakar di dalam Kristus supaya janji kehidupan yang bertumbuh dan berbuah dapat digenapiNya di dalam kita.

(RSL, dari berbagai sumber di internet)

JJ Idol 2009

Syalom, Lamprozers! Apa kabar nih??! Baik-baik saja tentunya Lampros mendoakan. Jumpa lagi untuk kesekian kalinya dengan saya Afri (jangan bosan-bosan,ya :p). Pada episode kali ini, saya diberi kesempatan untuk meliput suatu acara yang cukup besar dan menghebohkan yang terjadi di Persekutuan Pemuda beberapa minggu yang lalu. Kira-kira acara apa ya? Tentunya kalian familiar dengan nama seperti Delon atau Mike. Yup, siapa sih yang tidak kenal dengan mereka sang jawara Indonesian Idol. Banyak kawula muda yang mengidolakan mereka, baik karena wajahnya tampan ataupun suaranya yang sanggup membuat kaum hawa terngiang-ngiang. Namun acara Indonesian Idol sudah tidak lagi ditayangkan di televisi. Nah, untuk mengobati rasa rindu kita semua, para pengurus pemuda sepakat untuk mengadakan acara dengan tema seperti itu yang diberi nama JJ Idol 2009. Acara yang baru pertama kali digelar di GKI Jatinegara ini, jatuh pada tanggal 9 Mei 2009, diadakan dengan tujuan untuk mencari bakat baru di dalam lingkungan GKI Jatinegara dan memotivasi generasi muda agar secara aktif memuji Tuhan serta terlibat dalam pelayanan gerejawi.

Berhubung acara ini merupakan acara spektakuler..^-^ dan lain daripada yang lain, maka para pengurus sangat sibuk mempersiapkan segalanya. Pada awalnya, para pengurus sempat merasa pesimis kalau-kalau yang ikut acara ini bakal sedikit, karena bertepatan dengan hari libur nasional, biasanya banyak teman-teman kita yang berlibur bersama keluarga. Tapi Puji Tuhan, sungguh di luar dugaan, calon peserta yang mendaftar tiap hari makin bertambah. Luar biasa, ternyata acara ini mendapat respon yang positif di kalangan pemuda & remaja GKI Jatinegara.

Akhirnya terkumpullah 16 kontestan yang terdaftar sebagai peserta JJ Idol (ganteng-ganteng & cantik-cantik lho mereka, pokoknya gak kalah deh dengan peserta Indonesian Idol ^-^). Masing-masing peserta acara ini diwajibkan mempersiapkan 1 lagu rohani yang berbeda antar peserta. Penampilan 16 kontestan itu bervariasi, mereka mendaftar ada yang tampil solo, duet, ataupun trio. Walau acara ini sarat dengan nuansa hiburan, tetapi para peserta sungguh- sungguh berlatih. Mereka saling janji hari untuk berlatih, bahkan menjelang satu hari acara akan dimulai pun masih ada beberapa peserta yang masih sibuk berlatih sampai malam (wah semangat 45 pokoknya ^-^.). Mereka ingin memberikan yang terbaik dalam penampilan mereka keesokan harinya khususnya dalam memuji Tuhan.

Hingga hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Semua pengurus sibuk mempersiapkan semuanya bahkan beberapa pengurus sampai rela menginap di gereja demi menyiapkan segalanya untuk kelangsungan acara ini (wah-wah salut deh buat para pengurus..\(^0^)/). Para peserta sudah mulai sibuk mendaftar ulang dan mengambil nomor urut sejak pukul 14.30. Akhirnya waktu menunjuk pukul 15.00 artinya, SHOW TIME !

Acara ini dibuka oleh doa yang dipimpin oleh Ev. Elizabeth Gunawan dan dipandu oleh Mei-Mei & Michael sebagai MC. Teman-teman pasti penasaran kan siap-siapa saja yang menjadi juri JJ Idol. Untuk menjadi juri juga tidak gampang lho, mereka harus melewati seleksi yang ketat bagaikan pemilihan Bupati saja deh..^--^. Posisi untuk juri khusus vocal dipercayakan kepada ko Hendy Jackson alias ko Hendy Suwandi, untuk juri tata busana terpilih tante Agustin Abdul alias tante Agustin Tjendrawan dan untuk koreografer, jurinya adalah ko Timotius Cowell alias ko Timotius Tjahja.

Setiap kali 4 penampilan peserta selesai, selalu ada waktu break atau istirahat agar sesama juri punya kesempatan untuk saling berembuk mengenai penampilan peserta tersebut. Nah untuk mengisi kekosongan waktu istirahat ini, para pengurus tampil mengisi acara, ada yang trio & duet. Ada Trio ceria, Trio Camen, duet Amel & San-san, seru deh...Penampilan mereka ini tentu saja tidak dinilai oleh juri sebab hanya bertujuan memeriahkan acara saja. Setiap penampilan kontestan cukup memukau bahkan mampu menyihir penonton yang hadir. Tidak disangka ternyata di kalangan pemuda dan remaja GKI Jatinegara banyak yang mempunyai suara merdu. Sayangnya bakat tersebut masih terpendam dan belum digarap atau dikembangkan.

Tanpa terasa jam sudah menunjukkan pukul 19.00, dan semua kontestan telah unjuk kebolehannya, maka tibalah waktu pengumuman untuk juara 1,2,3, dan juara favorit. Inilah hasil keputusan juri: Juara I diberikan kepada Sdri. Icha (Clarissa) (KR), juara II Sdri. Visi (KR), juara III Sdri. Viva dan Sdri. Grace, juga dari KR. Untuk juara favorit pilihan pemirsa jatuh kepada Sdr. Yohanes P dari Komisi Pemuda (akhirnya ada juga perwakilan KP yang terpilih ..he..he). Acara ’bergengsi’ ini pun diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Ev. Yosep Gunawan dan makan malam bersama menyantap nasi goreng persembahan dari Ibu Agustin.

Akhir kata,”SELAMAT” kepada para pemenang! Jangan ada sedikitpun kesombongan di hati kalian karena sudah terpilih menjadi juara, tapi terus kembangkan bakat dan talenta yang kalian miliki hanya untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Siap-siap deh dihubungi produser rekaman...(^o^) Dan buat semua para kontestan, terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua partisipasinya. Selamat mengembangkan bakat & talentamu untuk kemuliaan Tuhan...Suara-suara merdu kalian telah menyukseskan JJ Idols 2009 ini. Thanks and GBU All.

(AF)