Sabtu, 26 Desember 2009

Kalau Aku harus Mati

Kalau aku harus mati

karena pesawat yang kutumpangi

jatuh dan luluh lantak

bahkan mayatku pun tak dikenali lagi

ajar aku untuk mengerti

bahwa kematian dapat datang

di saat kapan pun

di saat mana pun

Kalau aku harus mati

dalam kecelakaan mobil

dan tak seorang pun yang selamat

ajar aku untuk memerima

bahwa ini terjadi bukan karena kutuk

namun uluran tangan-Mu

yang datang menjemputku

Kalau aku harus mati

karena tumor atau kanker ganas

dan tak tersembuhkan

oleh apapun dan oleh siapapun

ajar aku untuk tidak mengumpat

dan belajar bahwa peristiwa salib

yang kautanggung seorang diri

lebih luka dan meremukkan

Kalau aku harus mati

di usia muda atau renta

aku hanya ingin memegang janji-Mu

bahwa tidak ada kesia-siaan

atas hidup yang dibangun di atas iman

dan peristiwa-peristiwa yang lewat

tak lebih dari jalan-jalan

di dalam kedaulatan-Mu

Ang Tek Khun

Sejarah Ice Cream bentuk kerucut?



Kerucut es krim yang dapat dimakan banyak dipercaya ditemukan di Saint Louis, Missouri pada tahun 1904 dalam Louisiana Purchase Exposition, dengan cerita terkenal bahwa pembuat kue membantu penjaja es krim yang kehabisan piring dengan melipat kue berbentuk wafel membentuk kerucut yang bisa memuat es krim. Sejumlah orang yang menjual kue dalam acara itu mengklaim telah menemukan kerucut es krim, dengan mengutip sejumlah ilham.
Namun, beberapa orang menghubungkannya ke seorang warga New York City bernama Italo Marchiony, yang pada tanggal 13 Desember 1903 menerima paten penemuan serupa kerucut es krim yang sudah dijualnya sejak tahun 1896. Resep kue serupa muncul di buku petunjuk masak pada tahun 1888 di Inggris.
Namun, kerucut es krim menjadi terkenal pada tahun 1904 di St. Louis, dengan lebih dari 50 penjaja menjiplak gagasan itu, dan dalam beberapa tahun, kerucut es krim dijual di seluruh negeri. Kerucut pertama digulung dengan tangan, namun pada tahun 1912, Frederick Bruckman, penemu dari Portland, Oregon, mempatenkan mesin penggulung kerucut es krim. Ia menjual perusahaannya ke Nabisco pada tahun 1928.

Mengapa ayam tidak bisa terbang?


Seperti yang Anda sebutkan, walaupun memiliki sayap, ayam tetap tidak bisa terbang (percaya teori evolusi? Bisa saja 20 tahun lagi mereka bisa terbang!). Sayapnya tidak berfungsi selayaknya tipe unggas yang bisa terbang seperti merpati. Fungsi sayap ayam adalah untuk menghangatkan tubuhnya, bisa juga digunakan sebagai alat untuk menampar saat berkelahi dengan sesamanya, juga untuk menghangatkan si anak-anak ayam. Saat kami buka lagi arsip kami, ada fakta bahwa rekor terlama terbang seekor ayam adalah cuma 13 detik. Anda pasti sudah pernah melihat bagaimana ayam “terbang”, bukan? Sepertinya kami pikir lebih tepat kalau kejadian itu disebut lompat ketimbang terbang.

Still Hot you know?

Dalam suatu jamuan makan malam resmi, seorg ambasador dari negara barat (ketika mengambil makanan) berusaha utk ramah terhdp seorg nyonya pejabat Indonesia yg berada di-depannya :
Ambasador : "Do you like salad ?"
Dikira nanya'in sholat, sang nyonya menjawab : "Oh yes, five times a day."
Ambasador : "Wow, that's very healthy. What kind of dressing do you like for salad ?"
Nyonya : "Mukena, of course."
Sang ambasador berpikir keras, that must be a new dressing for salad I never knew before.Ketika sampai di bagian chinese food, sang nyonya mencoba membalas keramahan si ambasador. Meski bhs Inggris pas-pasan, tp sang nyonya nekad, sambil nyendok mie yg msh panas sang nyonya berusaha menjamu tamunya dgn baik n menawarkan mie tersebut : "Do you like mie ?"
Ambasador bingung, dipikirnya me = saya : "Eeeeem ..... yes…... with all my respect."
Nyonya (dengan mantap menimpali lagi): "Still hot..you know."
Ambasador : ?????@?x????

Pengakuan Empat Biarawan

Empat orang biarawan diijinkan untuk pergi bermalam minggu oleh Pastur, namun harus melaporkan hal apa saja yang telah mereka lakukan. Keesokannya ….


Biarawan I : Pastur semalam saya telah berdosa karena menonton film, yang tidak sepantasnya di tonton
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci
Biarawan IV , yang berada urutan paling belakang tersenyum kecil.

Biarawan II : Pastur, semalam saya berdosa karena saya tidak hati-hati mengendarai motor shg menabrak seekor anjing dan membunuhnya
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci
Biarawan IV, kembali tersenyum, diikuti dengan tertawa “he..he..he…”

Biarawan III : Pastur semalam saya berdosa karena, tidak sengaja melihat tetangga saya sedang mandi
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci
Biarawan IV tidak tahan lagi tertawa makin keras “Hua…ha…ha…..”

Pastur : Mengapa kamu tertawa seperti itu, Apa yang kamu lakukan semalam ?
Biarawan IV : ” Saya buang air kecil di tempat air suci, pastur”

RSJ

Beberapa hari yang lalu, saya berkunjung untuk menjenguk kerabat di RSJ. Seorang dokter menghampiri saya untuk mengajak saya ngobrol-ngobrol tentang segala hal, mulai dari bagaimana penanganan pasien

sampai ke masalah-masalah umum dalam hidup saya. Sampai tiba saatnya ketika saya bertanya kepada dokter itu,

"Dok, gimana sih caranya dokter ngetest pasien-pasien itu masih gila atau sudah waras ?"
"Oh mudah saja, kami mengisi bathtub sampai penuh, lalu kami memberikan ke orang itu :

> Sendok Teh
> Gelas
> Gayung

Lalu kita minta dia untuk mengosongkan Bathtub", jawab si Dokter.
"Ooooh... kalo gitu saya pasti milih gayung, soalnya itu paling gede "
Terjadi keheningan sejenak

Lalu sang Dokter berkata, "Tidak, kalo orang itu sudah normal, dia akan cabut aja penyumbat Bathtub nya ... ngomong-ngomong, kamu mau kasur di dekat jendela atau tidak ?"

Sejak itulah saya dirawat disini... bagaimana dengan anda ?

”Hymne for Him”

Musik Bazaar 2

Syalom pembaca Lampros yang budiman. Jumpa lagi dengan saya Afri di sini. Nah, pada edisi kali ini saya kembali dengan membawa liputan yang menarik, heboh, dan awesome (mengagumkan) dijamin gak membosankan deh.. Kira-kira teman-teman bisa menebak, acara apa gerangan? Ok, biar teman-teman tidak bingung dan menebak-nebak jadi langsung saja, yah. Jadi begini loh teman-teman, di bulan oktober para pengurus pemuda sepakat mengadakan suatu acara yang sesuai dengan program Komisi Pemuda 2009. Acara ini bernama Musik Bazaar 2 “Hymne for Him” dan merupakan lanjutan dari Musik Bazaar 1. Tema yang ditampilkan sedikit berbeda dari yang lalu dengan tujuan tidak hanya memperkenalkan lagu hymne, tetapi juga membuat generasi muda masa sekarang tetap menghargai & menyukaii keindahan lagu hymne.


Musik Bazaar ke-2 ini jatuh pada tanggal 17 Oktober 2009 pukul 18.00 di ruang serba guna GKI Jatinegara lantai 3. Untuk menyiapkan acara ini ternyata tidak singkat loh… butuh waktu berbulan-bulan. Teman-teman kita para pengurus pemuda dari jauh-jauh hari mulai membentuk suatu panitia yang akan menangani acara ini. Dan akhirnya setelah melewati rapat yang alot terbentuklah orang-orang yang akan duduk di kepanitiaan musik bazaar, semuanya 15 orang dan tentunya suatu panitia tidak bisa berjalan tanpa seorang ketua. Kira-kira siapa yah orang yang tepat memikul tanggung jawab ini? Maaf teman-teman orang yang terpilih sebagai ketua kali ini jauh dari perkiraan kalian. Orang ini belum punya pengalaman untuk memimpin suatu organisasi, tapi nekad mau mengambil tanggung jawab. Dia hanya punya percaya diri dan keyakinan, orang itu bernama Afriadi (Eeh.. siapa yah, kayanya kenal orang ini ??!..^0^).


Karena panitia musik bazaar ini sudah terbentuk, maka para panitia mulai rapat membicarakan teknis yang akan dilakukan serta pembagian tugas ke tiap-tiap sie. Setelah mengetahui tugasnya masing-masing, para panitia mulai melakukan persiapan. Tampak semua panitia serius dan fokus pada acara ini, mereka kompak dan saling kerjasama di sini (woow pokoknya luar biasa deeh teman-teman). Yah, walau dalam perjalanan mempersiapkan acara ini banyak sekali halangan dan rintangan yang menghadang kerja para panitia musik bazaar. Bahkan teman-teman kita yang terlibat dalam acara ini merasa letih, kecewa dan putusa asa. Memang benar-benar dibutuhkan perjuangan yang berat dalam mempersiapkan acara ini, tapi berkat dukungan doa, kerja keras, dan kerjasama tim, mereka dapat bangkit kembali, tampak tangan Tuhan turut bekerja membantu mereka dalam mempersiapkan acara ini.


Acara yang ditunggu-tunggu tiba juga. Pada siang hari, para teman-teman kita para panitia musik bazaar dan yang terlibat dalam acara ini sudah tiba di gereja. Mereka datang untuk menyelesaikan yang tertunda, seperti menyelesaikan dekor, penataan lampu, dan latihan para singer berikut pemusiknya. Hingga tak terasa waktu menunjuk pukul 16.00 itu berarti acara sudah sebentar lagi dimulai. Maka para panitia dan para pengisi acara dikumpulkan dalam satu ruangan, rupanya mereka hendak berdoa bersama. Mereka mendoakan kesiapan hati para panitia dan pengisi acara ini, agar bisa berjalan dengan lancar dan indah di mata Tuhan. Setelah itu, teman-teman kita ini langsung bersiap-siap serta tidak lupa mereka juga di-make up oleh alihnya tante Agustin. Beliau ini sudah melalang buana sudah banyak artis yang di make over alias di-make up oleh beliau salah satunya saya (he..he.). Tak terasa waktu menunjuk pukul 18.00, itu artinya Show Time !!


Acara diawali dengan sambutan oleh Pdt. Joseph Theo (itu loh bapak gembala kita) yang bertugas sebagai Master of Ceremony. Namun sebelumnya, jemaat diajak menyanyikan 1-2 lagu yang asing di telinga mereka di mana lagu tersebut akan ditampilkan dalam acara ini. Setelah itu jemaat disuguhi berbagai macam lagu-lagu hymne yang dibawakan secara apik dan menarik oleh teman-teman kita yang bertugas sebagai pemusik dan singer. Pujian demi pujian mengalir dengan indah berpadu dalam sebuah simfoni yang dirancang khusus oleh seorang rekan Pemuda berbakat yaitu Matius Shan Boone. Adapun tim orkestra kali ini adalah: keyboardis : Airin Triana Wijaya & Matius Shan Boone, gitaris: Jo & Wen2, gitar bass: Misi, Biola: Hana & Saffira, drum board: Reinhard (nama beken: Chao Ren), singer: Visi, Ica, Erwin. Tak ketinggalan PS Eklesia turut mendukung suksesnya acara ini.


Selain itu kita juga mendapat berkat rohani dari renungan yang dibawakan oleh Pnt Hendy Suwandi, Beliau memaparkan keunikan lagu-lagu hymne dibanding lagu sekuler. Dengan jelas dan mudah dimengerti oleh para jemaat renungan 45 menit ini menjadi pengetahuan sekaligus renungan bagi kita semua. Tidak terasa akhirnya tiba juga di penghujung acara, kita kedatangan tamu special. Itu loh si ketua musik bazaar ingin mengucapkan satu dua kalimat penutup kepada jemaat dan para pengisi acara.


Sebelum bubar jemaat disungguhi makan malam nasi hainam special... ala tante Afong yang maknyossss. Sementara hujan mengguyur kota Jakarta, acara ramah-tamah menjadi semakin akrab antara tua, muda semua membaur manjadi satu.

Yup teman-teman, sekian liputan yang bisa dibawakan. Nantikan dan saksikan acara-acara kami Komisi Pemuda berikutnya. Untuk para pemuda-pemudi yang mendukung acara ini serta para panitia Musik Bazaar salut deh buat kegigihan kalian dalam mempersiapkan acara ini. You are fantantatis and awesome. Tidak ada yang lebih indah selain melayani Tuhan dengan sepenuh hati dan jiwa.


(by: Fri)

Jumat, 30 Oktober 2009

WELCOME DRINK Oktober-November


Dearest Lamprozerss…

Saat ini kita sudah melangkah memasuki quarter terakhir di tahun 2009. Dengan waktu yang bergulir sedemikian cepat, kita kembali diingatkan akan salah satu tujuan terbesar kita sebagai pemuda/i Kristen yaitu untuk menjadi semakin serupa dengan Tuhan. Dasar dari proses pertumbuhan iman kita ini sangat ditentukan oleh kedekatan hubungan kita sehari-hari dengan Tuhan. Karenanya dalam proses ini kita perlu mempunyai kerinduan dan usaha nyata untuk ’memburu’ Tuhan. Membaca frase tersebut menyiratkan seakan-akan Tuhan berlari dari kita sehingga perlu kita kejar. Kenyataan yang terjadi sebenarnya sebaliknya. Bukan Tuhan yang menjauh dari kita, tetapi kita yang sering kali menjauh dariNya. Karenanya perlu kesadaran dari kita untuk merespon panggilan Tuhan, membukakan pintu ketika Tuhan mengetuk. Seperti dua sisi mata uang, pertumbuhan rohani membutuhkan 100% anugerah Tuhan dan 100% kerja keras manusia.

Sekalipun saat ini Divisi RnD perusahaan makanan sudah menghasilkan berbagai makanan instan seperti mie, bubur, susu, kopi instan, yang namanya keberhasilan dalam pertumbuhan kerohanian tetap tidak akan ada yang instan karena pertumbuhan itu sendiri merupakan suatu proses. Divisi RnD Kerajaan Surga sepertinya memang tidak akan tertarik untuk ikut arus jaman yang serba instan ini.^^ Mengingat pentingnya dasar kehidupan kekristenan kita ini, maka mari simak edisi lampros kali ini yang mengambil tema: Finding God. Setiap hari dalam hidup kita adalah momen untuk menemukan Tuhan dalam segala peristiwa yang kita alami. Hanya dengan cara itulah kita bisa bertumbuh. Selamat mencari dan menemukanNya!


(by: RSL)